puri arraya 2
12 Apr

Siapa yang tidak ingin memiliki rumah yang nyaman untuk menjadi tempat tinggal bersama keluarga? Saat ini, telah ada ruma subsidi yang dapat menjadi solusi untuk keinginan anda memiliki rumah.

Bukan rahasia lagi jika rumah merupakan salah satu kebutuhan utama yang harus dimiliki oleh seseorang.

Rumah dapat menjadi tempat berlindung dari cuaca, bahaya di luar, hingga tempat beristirahat dan berkumpul dengan orang-orang tersayang.

Untuk mendapatkan rumah, terkadang seseorang harus mengeluarkan biaya dalam jumlah yang besar. Pasalnya, harga rumah saat ini sangat tidak murah.

Dibutuhkan waktu bertahun-tahun terlebih dahulu bagi seseorang yang ingin menabung rumah.

Tapi anda tidak perlu khawatir, karena sekarang sudah ada KPR atau Kredit Pemilikan Rumah yang dapat membantu anda untuk mewujudkan impian membeli rumah idaman.

Apa Yang Dimaksud Rumah Subsidi?

Apakah anda pernah mendengar berita mengenai perumahan bersubsidi? Beberapa tahun belakangan ini, program rumah dengan subsidi memang tengah dijalankan oleh pemerintah. Jadi, rakyat kecil sekalipun juga bisa memiliki rumah untuk tinggal bersama keluarga.

Lewat program ini, pemerintah menjual rumah dengan harga subsidi yang telah bebas dari pajak serta cicilan dengan bunga yang rendah.

Program ini diperuntukkan bagi masyarakat yang masuk kategori berpenghasilan rendah.

Tentunya program perumahan murah dengan subsidi ini akan sangat membantu bagi masyarakat yang ingin memiliki rumah namun tidak berpenghasilan rendah.

Solusi yang satu ini sangat menjawab tantangan masyarakat saat ini yang tidak memiliki biaya yang cukup untuk membeli rumah.

Dengan KPR subsidi dari pemerintah, anda dapat membeli rumah dengan suku bunga flat hingga lunas. Jadi tidak perlu khawatir anda tidak bisa membeli rumah untuk keluarga karena sudah ada perumahan bersubsidi.

Rumah subsidi sendiri sudah dapat ditemukan mulai dari Bekasi, Bandung, Bogor, Depok, Tangerang, Semarang, Cikarang, Lampung, Palembang, Medan, dan kota-kota besar lainnya di Indonesia.

perumahan bersubsidi di serang
Salah satu Rumah Subsidi yang dikembangkan Delta Group Property

Syarat dan Cara Mengajukan KPR Rumah Subsidi

Bagaimana cara mendapatkan rumah bersubsidi?

Bagi anda yang tertarik untuk memiliki hunian perumahan berubsidi, maka sebaiknya kenali dulu simulasi KPR yang biasanya diterapkan.

1. Syarat Pengajuan KPR

  • Foto Ukuran 3×4 terbaru (suami & istri masing-masing 1 lembar)
  • FC KTP (suami & istri masing-masing 4 lembar)
  • Fc Surat Nikah (3 lembar)
  • Fc KK yang telah dilegalisir kelurahan (3 lembar)
  • Slip Gaji
  • Surat Keteranga Kerja dari perusahaan/SK
  • Fc rekening tabungan bank BTN dan tabungan bank lain 3 bulan terakhir
  • Usia minimal 21 tahun
  • Materai 5 lembar @Rp 6.000,-
  • Fc NPWP (4 lembar)

2. Ketentuan Umum Angsuran/Pembayaran

  • Uang tanda jadi, besaran biasanya berbeda tiap pengembangnya, sekitar Rp 1.500.000,- (merupakan bagian dari uang muka), bisa kurang bisa lebih.
  • Uang muka ke-1 dibayar paling lambat 10 hari setelah booking fee, apabila lebih dari waktu yang ditentukan maka konsumen dianggap membatalkan/mengundurkan diri dan booking fee hangus
  • Pemberkasan KPR diserahkan paling lambat 10 hari setelah booking fee, apabila lebih dari waktu yang ditentukan maka konsumen dianggap membatalkan/mengundurkan diri dan booking fee hangus
  • Besarnya KPR dan suku bunga, ditentukan pihak bank pemberi kredit
  • Apabila KPR yang disetujui lebih kecil dari KPR yang dimohon, maka pihak konsumen harus menambah uang muka
  • Apabila pembatalan atas kehendak konsumen dengan alasan apa pun juga akan dikenakan biaya administrasi sebesar 10% dari harga jual total
  • Dalam hal pembatalan karena DITOLAK BANK PEMBERI KREDIT, maka uang muka akan dipotong sekitar Rp 1.000.000,-
  • Pindah kavling atau ganti nama pemesan setelah tanda jadi, dikenakan biaya untuk rumah sekitar  Rp 1.000.000,- dan menggunakan harga terbaru
  • Suku bunga KPR dan ketentuan bank sesuai dengan ketentuan bank yang berlaku pada saat akad kredit
  • Semua Proses pengembalian uang muka karena pembatalan atau kelebihan bayar maksimal 14 hari sejak tanda tangan form pembatalan /proses administrasi.

 

Harga Jual sudah termasuk:

  1. Pemasangan listrik : rumah 900 watt
  2. IMB
  3. PDAM
  4. Balik nama sertifikat
  5. PPN (jika ada)
  6. Appraisal
  7. BPHTB
  8. Biaya administrasi KPR

Harga belum termasuk :

  1. Angsuran KPR bulan pertama/saldo blokir
  2. Biaya materai
  3. Kelebihan luas tanah

Rumah Subsidi Programnya Siapa?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perumahan bersubsidi ini adalah program yang dikeluarkan oleh pemerintah melalui Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera).

Program rumah bersubsidi ini khusus diadakan bagi masyarakat kalangan menegah ke bawah, jadi semua golongan dalam masyarakat memiliki kesempatan untuk memiliki rumah yang layak huni.

Perumahan bersubsidi merupakan rumah yang mendapat subsidi, sehingga bebas pajak dan memiliki cicilan bunga yang rendah.

Sebelumnya juga sudah dijelaskan mengenai syarat dan ketentuan untuk menjalankan simulasi sekaligus mengajukan KPR subsidi.

Persiapkan persyaratan terlebih dahulu, kemudian pilih developer yang menyediakan perumahan bersubsidi. Baru setelah itu anda bisa mengajukan KPR dan membeli rumah idaman untuk keluarga.

 

Berapa DP Rumah Subsidi?

Pertanyaan mendasar yang sering ditanyakan saat ingin membeli rumah di perumahan bersubsidi adalah besaran DP yang harus dibayar.

Dari informasi pada laman liputan 6.com, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengubah persyaratan uang muka rumah subsidi dari minimal lima persen menjadi satu persen. Ini untuk memudahkan persyaratan kepemilikan rumah bersubsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah lewat Program Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT).

Jadi, misalkan rumah subsidi yang ingin dibeli seharga 150 juta, maka DP yang harus disiapkan cuma 1,5 juta saja.

Ketentuan diatas dimuat dalam Peraturan Menteri PUPR Nomor 13/PRT/M/2019 tentang BP2BT.

Beberapa ketentuan lain yang diubah dalam peraturan tersebut adalah:

  • Persyaratan uang muka yang semula minimal lima persen menjadi satu persen
  • Persyaratan lama menabung pada sistem perbankan dari semula minimal enam bulan menjadi tiga bulan.
  • Perpanjangan masa berlaku Surat Keputusan Penerima Manfaat BP2BT ditambah dari semula 20 hari menjadi 30 hari.

Selain itu, relaksasi persyaratan Sertifikat Laik Fungsi (SLF) sebelum akad kredit menjadi surat pernyataan kelaikan fungsi bangunan rumah subsidi dari pengkaji teknis, pengawas konstruksi, atau manajemen konstruksi.

Kementerian PUPR juga telah menerbitkan Keputusan Menteri PUPR Nomor 1013/KPTS/M/2019 tentang Batasan Lebar Kaveling Rumah Sejahtera Tapak yang Diperoleh melalui Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Bersubsidi dan Lebar Kaveling Rumah Tapak Umum yang Diperoleh Melalui Program BP2BT.

Aturan tersebut menetapkan relaksasi ketentuan lebar kaveling dari semula minimal enam meter menjadi paling rendah lima meter untuk site plan yang telah disetujui pemerintah daerah paling lambat 1 Oktober 2019.

 

 

 

1 comments on “Rumah Subsidi 2020 : Lokasi dan Cara Pengajuan Kreditnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *