09 Apr

Punya rumah idaman adalah impian tiap orang tak terkecuali buat anda yang baru menjejakkan kaki di dunia pekerjaan setelah sekian lama ‘makan’ bangku kuliah.

Pada kondisi ini anda sudah punya penghasilan dan tabungan meski belum bisa untuk membeli rumah yang harganya kian melambung tiap tahun.

Misalkan anda bisa menyisihkan 5 juta perbulan, untuk bisa membeli rumah impian seharga 500 juta saja berarti butuh waktu 100 bulan.

Itu 8 tahun lebih!!

Untungnya saat ini banyak developer property yang mengembangkan rumah subsidi dengan harga yang jauh lebih terjangkau.

Begitupun banyak lembaga pembiayaan yang menyedian kredit rumah subsidi baik syariah atau konvesional.

Dengan berbagai kemudahan tadi, tentu saja keinginan anda untuk memiliki rumah idaman bisa segera terwujud meski saat ini penghasilan anda belum besar karena masih fresh graduate.

Dan yang lebih penting dari keinginan adalah tekad.

Tekad anda untuk segera memilik rumah idaman.

Dengan tekad ini anda akan punya kekuatan dari dalam yang tak terhentikan untuk mewujudkan semua impian.

Orang bijak bilang, impian tanpa perencanaan adalah hayalan.

jadi agar impian anda memiliki rumah tidak sekedar jadi hayalan, ada beberapa tips untuk bisa mewujudkan semua impian anda .

Atur Pengeluaran Anda

Pelit jangan, Hemat keharusan! itu rumusnya

Mengatur pengeluaran bulanan memang selalu bikin pusing, apalagi kalau gaji yang diterima hanya 2 atau 3 juta saja.

Butuh konsentrasi dan cara yang bijak mengelola keuangan agar tidak besar pasak dari tiang.

Apalagi kalau anda ingin bisa segera membeli rumah.

Untungya saat ini banyak blog yang menyajikan tips bijak mengatur pengeluaran bulanan dengan rumus dan formula yang cermat agar gaji tidak cepat habis.

Beberapa formula atau rumus mengatur gaji yang bisa anda contoh untuk diaplikasikan antara lain :

  1. Formula 40-30-20-10
  2. Formula 50-30-20

Akan kami jelaskan!

atur pengeluaran bulanan

Formula Mengatur Gaji 40-30-20-10

Sederhananya rumus ini membagi pendapatan dengan persentase 40,30,20 dan 10.

Formula ini bersifat universal, artinya bisa diterapkan pada rentang gaji berapa pun mulai dari gaji 2 jutaan hingga di atas 10 jutaan pun bisa!

Lalu bagaimana persentasenya?

  1. Alokasikan 40% untuk biaya hidup dan pengeluaran rutin ( kebutuhan pokok dan rekreasi )
  2. Alokasikan 30% untuk cicilan dan tagihan ( Anda bisa tabung dalam rekening berbeda jika belum ada cicilan )
  3. Alokasikan 20% untuk tabungan dan simpanan (tabungan, asuransi, dana darurat maupun investasi )
  4. Alokasikan 10% untuk melakukan kebaikan ( amal, sodaqoh, hadiah )

Jika formula ini sulit diterapkan anda bisa mengatur strategi agar pendapatan semakin meningkat sehingga alokasi dana dalam tiap pos bisa mencukupi.

 

Rumus Mengatur Gaji 50-30-20

Rumus mengelola pengeluaran bulanan ini lebih sederhana, prinsipnya membagi penghasilan  50% untuk kebutuhan primer, 30% untuk menabung dan sisa 20% dari penghasilan untuk kebutuhan lainnya.

Kebutuhan primer ini merupakan kebutuhan pokok dalam keseharian, seperti biaya makan, listrik, pulsa, uang bensin, sewa kontrakan atau apartemen, hingga termasuk cicilan yang harus Anda bayar.

Anda harus menyisihkan 50 % dari gaji untuk pos ini

Untuk pos dana simpanan / tabungan, usahakan dalam rekening terpisah agar tidak tergoda menggunakan (meski anda bilang meminjam ) dari  saldo dalam rekening utama.

Sisihkan 30 % saja diawal gajian.

Untuk pos kebutuhan lainya seperti shopping, kuliner, liburan, amal, dan lain sebagainya sisihkan 20 % dari total penghasilan.

Manfaatkan promo dan diskon  dari berbagai tempat agar kebutuhan ini bisa terpenuhi meski alokasi dana minim.

Jika alokasi dari tiap pos tidak mencukupi, anda harus memutar otak bagaimana cara menambah penghasilan.

Mungkin bisa mencoba ikut bisnis property yang bisa dikerjakan sebagai pekerjaan sampingan.

 

Atur Sistem Autodebet

Sistem autodebet dari rekening adalah cara paling praktis agar gaji yang anda terima bisa langsung terdistribusi dalam formula atau rumus yang sudha dibahas sebelumnya.

Karena sejujurnya menabung merupakan hal yang sulit, seringkali bertabrakan dengan hal yang kita inginkan.

Agar tetap bisa rutin menabung, ada baiknya anda membuka beberapa rekening menggunakan sistem autodebet. Lakukanlah autodebet di tanggal anda mendapatkan gaji.

Dengan begitu, anda tidak akan terlewat untuk menabung. Karena uang anda sudah terdebet dari bank, sehingga anda tidak mungkin menarik uang anda lagi.

auto debet

Tahan Untuk Tidak Belanja Selama 6 bulan

Setiap bulan pastinya ada saja godaan belanja. Apalagi ketika musim diskon. Tapi ada pepatah mengatakan bahwa susah-susah dahulu, bersenang senang kemudian.

Tahanlah keinginan anda untuk belanja selama 6 bulan pertama  pada gajian anda sehingga anda hanya dapat menggunakan pengeluaran tetap anda. Alokasikan dana belanja anda untuk menabung.

Hanya dengan 6 bulan tanpa belanja, dijamin tabungan rekening anda akan membengkak.

simpanan di bank

Membawa Bekal

Anda juga harus mengirit pengeluaran anda dengan membawa bekal ke kantor. Mungkin ini terdengar agak sepele tapi ini cukup ampuh juga untuk anda yang baru bekerja.

Mungkin ada beberapa perusahaan yang memberikan uang makan dan transportasi untuk para karyawaannya. Jika anda bisa membawa bekal ke kantor setiap hari, maka anda bisa mengalokasikan uang makan anda itu untuk di tabung setiap bulan.

bawa bekel nasi

 

Investasi

Investasi kali ini bukan lah hanya untuk pekerja dengan jabatan tinggi dan gaji besar. Sebagai pekerja pemula, bisa ikut investasi juga kok.

Apalagi sekarang ini banyak produk-produk investasi yang terpercaya dengan menawarkan premi minimum yang sangat terjangkau.

Untuk pemula anda bisa mengikuti produk investasi reksa dana pasar uang. Pada jenis investasi ini bisa dimulai dengan setoran 100 ribu setiap bulannya.

Pada umumnya, investasi biasanya memberikan keuntungan lebih besar dibanding dengan menyimpan uang di bank dengan bunga per tahun.

investasi

 

Dengan menerapkan rumus dan formula mengatur gaji bulanan serta displin untuk menabung, keinginan anda untuk segera memiliki rumah pasti akan semakin mudah tercapai.

Apakah anda ingin membeli secara cash atau kredit? Rumah atau apartemen?

Nantikan artikel berikutnya ya..!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *