cicil kredit rumah sampai lunas
26 Apr

Maukah anda tau bagaimana cara membayar cicilan rumah sampai lunas tanpa ada kendala. Kredit rumah lancar, kebutuhan lain seperti pendidikan, hiburan dan kebutuhan pokok tidak terganggu meskipun hanya memiliki gaji yang tidak besar.

Bagaimana mungkin? Apa rahasianya?

Sebenarnya tidak ada rahasia besar tersembunyi,  kecuali kedisiplinan dan kematangan perhitungan anda saja. Baik sebelum mengambil kredit rumah maupun saat kredit berjalan hingga selesai.

Hal-hal dibawah ini bisa dijadikan panduan jika anda sudah berniat untuk segera mengambil kredit rumah dan tidak ingin ada kendala dikemudian hari.

Kelola Informasi Keuangan

Anda dituntut untuk berani jujur dan disiplin dalam mengelola informasi keuangan ini, tujuanya tidak lain agar perhitungan yang anda buat bisa dipertanggung jawabkan.

Hal mendasar yang perlu anda perhitungkan sebelum memutuskan untuk mengambil kredit rumah adalah berapa besar kemampuan keuangan anda.

Untuk menghitung kemampuan keuangan anda, silahkan buat catatan yang berisi pos pendapatan dan pengeluaran.

Pos Pendapatan

Saat mengisi pos pendapatan, anda hanya bleh menginput angka yang memang sudah menjadi pendapatan tetap seperti gaji, bonus, komisi dan pendapatan lain yang sifatnya tetap setiap bulanya.

Jangan memasukkan angka dari pendapatan yang sifatnya tak terduga dan belum tentu mendapatkan lagi dibulan berikutnya.

Jangan lupa juga untuk menginput angka pengurang pendapatan seperti pajak dan lainya.

Intinya adalah pendapatan bersih setiap bulan.

Pos Pengeluaran

Biasanya saat mengisi pos pengeluaran, jumlahnya lebih besar dari pendapatan. Jika keadaanya demikian, maka anda harus mengatur ulang angka-angka dalam pos pengeluaran.

Prioritaskan untuk pengeluaran yang sifatnya kebutuhan.

Bukan keinginan.

Maksudnya sepeda motor 110 cc bisa jadi memenuhi kebutuhan, tetapi kalau sepeda motor sport 500 cc itu masuknya sebuah keinginan.

Clear ya..??

Anda perlu mencatat pengeluaran, baik tetap maupun tidak tetap, yang bulanan maupun tahunan.

Pengeluaran tetap misalnya uang sekolah, sewa rumah, biaya asuransi dan cicilan.

Sementara pengeluaran tidak tetap contohnya uang bensin, telekomunikasi, hingga uang untuk hiburan.

Selain pengeluaran bulanan, catat pula pengeluaran tahunan seperti misalnya uang daftar ulang untuk sekolah.

 

Pos Pendapatan Bersih

Setelah semua pencatatan selesai dibuat, selanjutnya, kurangkan pendapatan total dengan pengeluaran Anda.

Kalau hasilnya defisit, berarti keuangan tidak sehat. Anda tak perlu memaksakan mengambil kredit rumah terlebih dahulu, sebaiknya uang ditabung terlebih dahulu sampai nanti jumlahnya cukup.

Sementara bila suprlus, berarti Anda mempunyai dana lebih yang dapat digunakan untuk menyicil rumah.

 

Tentukan Target

Jika informasi keuangan sudah ada hitunganya dan hasilnya surplus, selanjutnya tentukan type rumah dan jangka waktu pelunasanya.

Ingat, disini anda harus memilih target sesuai kemampuan keuangan anda.

Misalnya Anda ingin membeli rumah murah  seharga 300 juta dalam jangka waktu kredit 5 tahun. Anda perlu memperhatikan terlebih dahulu rasio berikut ini agar keuangan dapat berjalan baik:

  • Pos tabungan dan investasi besarnya 5-10% dari pendapatan
  • Pos biaya hidup rutin sebesar 50-60% dari pendapatan
  • Pos pembayaran cicilan besarnya 20-30% dari pendapatan
  • Pos gaya hidup besarnya 5-10% dari pendapatan
  • Pos bantuan, zakat, atau sumbangan sebesar 5% dari pendapatan

Sederhananya, kalau anda punya gaji 10 juta, maka besar cicilan rumah setiap bulan maksimal 3 juta rupiah atau dibawahnya agar anda tidak mengalami keuslian keuangan dimasa mendatang.

Ini berarti sekitar 30% dari penghasilan yang menurut para ahli keuangan adalah rasio kredit cicilan atas penghasilan yang paling aman dan besar kemungkinan disetujui oleh Bank.

Bila salah mengambil kredit dan mengambil dengan cicilan 5 juta per bulan misalnya, tentu keuangan Anda akan goyah dan harus mengurangi dana untuk pos lainnya.

Perlu diingat bahwa rasio 20-30% tersebut adalah total cicilan, bukan hanya cicilan untuk membeli rumah saja

 

Perhatikan Posisi Keuangan

Setelah informasi keuangan dan target didapat, anda harus memperhatikan posisi keuangan anda, terutama rasio hutang terhadap penghasilan.

Jika rasio hutang anda masih diatas 30% sebaiknya lunasi dulu hutang yang masih ada seperti cicilan motor dan lainya.

Anda harus sangat teliti membuat perhitungan ini karena kredit rumah menuntut komitmen jangka panjang dan jika anda tidak sanggup membayar cicilan, pihak bank tidak segan untuk melakukan penyitaan.

 

Atur Keuangan Itu Mudah

Boleh jadi anda  sudah beberapa kali menjumpai artikel atau panduan mengatur keuangan dari berbagai sumber.

Kenyataanya anda masih kesulitan untuk mengatur semuanya.

Apapun cara yang mereka gunakan semuanya bermuara pada dua hal,

  1. Mencatat dengan benar
  2. Disiplin dengan komitmen yang sudah dibuat

Cara mengatur keuangan bagi setiap orang mungkin berbeda-beda,

Misalnya pada patokan di atas pos pembayaran cicilan sebesar 30%, mungkin Anda menganggap remeh hingga pos tersebut mencapai 40%, namun bila demikian maka Anda akan mengalami kesulitan dalam arus kas.

Disiplinlah sehingga pengeluaran Anda yang lain pun tidak akan terganggu dan masih dapat berjalan dengan lancar.

Dengan disiplin dan komitmen diatas, anda akan lancar membayar cicial rumah sampai lunas tanpa banyak kendala.

Semoga bermanfat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *